jasa pasang gypsum jakarta, jasa pasang gypsum, tukang gypsum jakarta

Selama ini, bagi kebanyakan masyarakat Indonesia, gipsum hanya berguna untuk plafon atau langit-langit. Padahal, untuk dinding pun banyak manfaatnya.

Pemakaian gipsum di dinding atau biasa disebut drywall (tembok kering), memang baru populer di negara maju seperti Inggris dan Amerika Serikat (AS). Dengan gipsum, tak perlu lagi bata, semen, pasir, dan sebagainya.

Drywall ungguk baik dari segi waktu hingga biaya. Material ini mampu mempercepat konstruksi sekitar 20-30 persen ketimbang membuat tembok dengan cara tradisional.

”Selain itu juga mempermudah pengantaran karena ringan dan tak terlalu butuh tempat luas,” tutur Global Systems Development Manager-Central Marketing Saint-Gobain Gypsum Activity United Kingdom Matthew John Sexton, seperti dikutip dari Kompas.

Penggunaan gipsum di Indonesia saat ini masih hanya sekitar 100 juta meter persegi dari total penduduk yang mencapai hampir 260 juta. Angka yang terbilang kecil bila dibandingkan Inggris yang penggunaannya mencapai 300 juta meter persegi dari total 60 juta penduduknya.

”Ini yang coba kita edukasi ke masyarakat bahwa untuk punya rumah nyaman ya harus punya benchmark sesuai standar luar negeri,” ucap Managing Director Saint-Gobain Construction Products Indonesia (SGCPI) Hantarman Budiono.

Salah satunya adalah dengan membiasakan penggunaan gipsum sebagai tembok atau drywall. Hantarman menyebutkan bahwa 95 persen dari total penggunaan gipsum di Indonesia dipakai untuk langit-langit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *